Selasa, 04 Juni 2024

Suyakno Nugroho - Kisah orang Chindo yang jatuh bangun merintis usaha sebelum terkenal bernama"Es Teler 77" .


Ilustrasi episode ini diedit oleh kapwing.
(Kredit: Pixabay.com, kkam50)
















Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,Selamat datang kembali di Catatan Ringan Ramadhan! Di episode 35 kali ini, kita akan menyelami kisah inspiratif Suyakno Nugroho, seorang pengusaha sukses di balik merek "Es Teler 77" yang terkenal di Indonesia. Kisahnya mengajarkan kita tentang pentingnya kegigihan, pantang menyerah, dan memanfaatkan peluang dalam meraih kesuksesan.
 

Dari Penjual Sisir hingga Terjun ke Bisnis Kuliner

 
Suyakno Nugroho, seorang pria kelahiran Pekalongan tahun 1948, mengawali perjalanan hidupnya dengan berbagai pekerjaan, mulai dari penjual sisir, kancing baju, hingga calo SIM. Ia bahkan sempat menjadi salesman alat elektronik dan perantara jual beli tanah. Meskipun mengalami pasang surut dalam hidupnya, termasuk kerugian besar dalam bisnis properti, semangatnya untuk bangkit tak pernah padam.
 

Terinspirasi dari Resep Ibu Mertua

 
Suyakno menemukan titik balik dalam hidupnya ketika ia mencoba peruntungan di bisnis kuliner. Terinspirasi dari resep es teler dari ibu mertuanya, Murniati Widjaja, yang memenangkan lomba di majalah Gadis, ia memulai usaha kecil-kecilan dengan modal sejuta rupiah. Es telernya yang terdiri dari campuran alpukat, kelapa muda, nangka, dan santan kelapa, ditambah sirup sebagai pemanis, menjadi primadona di Jakarta.
 

Es Teler 77: Sebuah Merek yang Melegenda

 
Suyakno menamai usahanya "Es Teler 77" karena angka 77 dianggap sebagai angka keberuntungannya. Ia memulai bisnisnya di emperan pusat perbelanjaan Duta Merlin, Harmoni, Jakarta Pusat, pada tanggal 7 Juli 1982. Ketekunan dan kualitas es telernya yang lezat membuat bisnisnya berkembang pesat, hingga akhirnya menjadi merek yang dikenal luas di Indonesia.
 

Warisan Sukses yang Berlanjut
 

Suyakno Nugroho meninggal dunia pada tahun 2007, namun warisan bisnisnya terus berlanjut. Anak-anaknya meneruskan usaha "Es Teler 77" dengan total lebih dari 300 outlet di Indonesia dan 4 outlet di luar negeri.  Kisah Suyakno Nugroho menjadi bukti bahwa kesuksesan dapat diraih dengan kegigihan, kerja keras, dan keberanian mengambil risiko.
 
 
Kisah Suyakno Nugroho mengajarkan kita tentang pentingnya pantang menyerah, memanfaatkan peluang, dan terus berinovasi dalam meraih kesuksesan.  Semoga kisah ini dapat menginspirasi kita semua untuk meraih mimpi dan cita-cita, serta menjadi berkah bagi sesama.
 
Apa pendapatmu tentang kisah Suyakno Nugroho? Bagikan pemikiranmu di kolom komentar!

Terima kasih.


Tags : Kisah inspiratif lokal,es teler,chindo,cukur rambut,krisis moneter,membangun usaha,tidak tamat sekolah,hoki, emperan, inspiratif.

"Revisi artikel oleh: Cici,seorang penulis AI"




Tidak ada komentar: