Ilustration this episode edited by kapwing.Credits:Pixabay.com|Harveyzoka
Tags : kisah inspiratif,lokal ,inspirator ojek muslim,Muslimjek,syariah,wanita, bepergian,seleksi,perekonomian,badan usaha.
Assalamualaikum wr wb sobat blogger semuanya sekalian dimanapun kalian semua berada, Episode Kali ini penulis kembali akan men-share dan menyampaikan kepada kalian semua sebuah kisah inspiratif lokal yang di dapatkan dari media elektronik yaitu internet lebih tepatnya website bernama Radarsolo.jawaposcom. Adapun tema/judul yang akan disampaikan adalah "Fachry Sofyan: Seorang inspirator atau penggagas ojek muslim."Adapun dia membuat ojek ini agar kaum wanita terutama muslimah dapat pergi keluar tanpa melanggar syariat agama Islam... Berikut ini merupakan berita selengkapnya mengenai hal tersebut.
Adalah seorang bapak dari kota Solo Jawa Tengah yang menjadi inspirator atau penggagas berdirinya aplikasi bernama Jekmu atau lebih tepatnya Ojek Muslim yang berasal dari minimnya transportasi yang berbasis syariah dan juga melahirkan atau membuat suatu badan usaha yang berfungsi untuk meningkatkan perekonomian untuk umat kota tersebut.
Banyaknya para jemaah kami dari mesjid Al-Islam Mojolaban, Sukoharjo yang tidak bekerja alias menganggur. Dari sebuah Debat diskusi yang cukup alot dan menguras tenaga,akhirnya kami memutuskan atau berkomitmen untuk membuat jasa tersebut tanpa melalui aplikasi."Jadi,mirip seperti membuat taksi pada masa dulu." Ujar Bapak tersebut melalui WhatsApp (WA).
Ujicoba pun dimulai pada tahun 2002 lebih tepatnya di UMS pada saat muktamar Muhammad,terlihat sangat banyak sekali peminat untuk mengikuti kegiatan tersebut.. Kalau bahasa kita mah test Drive gitu.. brmmmm brmmmm.ciit.(lanjut)
Dari situlah dimulai untuk mensortir pengemudi hingga mencapai 100 orang baik dari pria maupun wanita. Kemudian mereka semakin serius untuk membentuk komunitas ini dengan membentuk admin.Hal ini berdasarkan pada mereka yang bisa melihat peluang tersebut di bidang jasa transportasi syariah.
Admin yang dibentuk ada 4 orang yang terdiri dari 2 pria dan 2 wanita.Dan untuk pengemudi /drivernya kami memberi sebuah rompi berwana biru sebagai penanda atau simbolis bahwa mereka sudah berhasil bergabung ke dalam ojek muslim tersebut.Ujarnya pada saat melakukan peluncuran perdana atau launching pada bulan Februari tahun 2023.
Pada saat pertama kalinya berdirinya Jekmu ini,masih banyak orang yang belum mengetahui adanya Jekmu ini. Seiring dengan perjalanan waktu,melalui media sosial dan juga sosialisasi melalui kajian dari mesjid yang satu menuju mesjid yang lain akhirnya layanan ini mulai dikenal secara luas di kota tersebut (Solo raya).Bahkan sudah ada ponpes ,sekolah berbasis islami dan mesjid yang sudah mulai memesan layanan tersebut untuk mengantarkan para jama'ahnya untuk mengikuti kajian tersebut. Alhamdulillah..
Adapun sistem yang digunakan dalam pelayanan tersebut yaitu menggunakan kerjasama dalam ketakwaan. Jadi uang yang dibayarkan dari penumpang tersebut diberikan 100 persen untuk pengemudi/drivernya tersebut."Admin hanya mendapat dana sebatas pekerja amal dalam konteks mencarikan pekerjaan yang tersedia untuk umatnya." Ujar Fachry.
Saat ini terdapat sekitar 200 pengemudi atau driver yang tersebar di seluruh kota tersebut.80 orang diantaranya adalah wanita dan sisanya adalah pria semuanya. Status dari merekapun tidaklah sama alias berbeda yaitu ada yang benar full atau pekerja penuh sebagai ojek dan ada yang merupakan part time atau pekerjaan sambilan saja.
Layanan Jekmu ini difokuskan untuk melayani umat terutama kaum muslimah hal ini dikarenakan sulitnya dalam mencari driver wanita, sebab pria dan wanita yang belum atau bukan muhrim tidak boleh berboncengan. Selain layanan tersebut,pengguna jasa ini biasanya menggunakan layanan ini untuk mengirimkan barang atau makanan. Dan pembayaran hanya dilakukan dengan cara cash atau tunai saja.(Tidak dengan kartu kredit,debit ,maupun berhutang) Tarifnya sendiri mulai dari Rp.15.000 untuk hitungan 1 sampai dengan 5 kilometer.Lebih dari itu mendapat tarif tambahan sebesar 3 ribu per kilometer. Sebagai penutup percakapan dia juga berujar "Untuk sekarang kami belum bisa melayani selama 24 jam,untuk wanita sampai jam 5 sore dan untuk pria sampai jam 10 malam."
Demikianlah tadi sudah penulis sampaikan dan share tentang cerita sang inspirator ojek muslim tersebut kepada kalian semua para blogger yang Budiman semuanya ,semoga mendapat hikmah serta manfaat dari cerita tersebut. Sampai jumpa lagi pada episode selanjutnya.
Sekian,terima kasih
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar