Judul buku :
![]() |
| Tangkapan layar 1 |
![]() |
| Tangkapan layar 2 |
![]() |
| Tangkapan layar 3 |
Judul buku :
![]() |
| Tangkapan layar 1 |
![]() |
| Tangkapan layar 2 |
![]() |
| Tangkapan layar 3 |
Assalamualaikum wr wb sobat blogger semuanya sekalian dimanapun kalian berada, Episode Kali ini penulis kembali akan men-share dan menyampaikan kepada kalian semua sebuah kisah inspiratif yang didapat dari media elektronik yaitu internet lebih tepatnya dengan judul : - Adzan Pertama: Kisah Keberanian dan Ketaatan Bilal bin Rabah Berikut ini cerita selengkapnya menurut versi penulis.. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, sahabat-sahabatku yang dirahmati Allah! Di tengah bulan Ramadan yang penuh berkah ini, mari kita renungkan kisah inspiratif seorang sahabat Nabi Muhammad SAW yang luar biasa, Bilal bin Rabah." Diceritakan pada suatu hari di sudut Ummul Quro kota Mekkah terdapat seorang pemuda berkulit hitam legam yang disiksa secara kejam dan tidak beradab karena ketahuan telah menganut agama Islam. Mengapa dia mendapatkan perlakuan yang tidak manusiawi dari majikannya tersebut? Ini karena dia sangat tertarik dengan pribadi dari Nabi Muhammad SAW pada saat berdakwah atau lebih tepatnya mengajarkannya kalimat tauhid yang mengesakan Tuhan Yang Maha Kuasa atau lebih tepatnya untuk beriman kepada Allah SWT. Hal inilah yang menjadikannya menjadi golongan atau kelompok yang pertama berkulit hitam dari kalangan hamba sahaya/budak yang masuk ke dalam agama Islam tersebut. Tentu saja majikan yang bernama Ummayah bin Khalaf tersebut merasa terhina dan murka bukan kepalang kepadanya pada saat mengetahui hal tersebut. Baca juga kuy: Rahasia ketenangan hati dalam islam Sang majikan pun kemudian menyiksanya dengan hukuman yang sangat keji yaitu dengan cara di pukul dengan menggunakan cemeti atau cambuk berkali-kali kemudian mengikat dan dihimpit dengan batu serta dijemur di sebuah Padang pasir yang amat gersang dengan tujuan agar dia kembali ke agama yang dia anut sebelumnya. Tapi perbuatan tersebut malah tidak memberikan efek atau dampak apapun dia malah mengucapkan "Ahadun Ahad" berulang kali, yang kalau di artikan menjadi bahasa Indonesia sobat blogger semuanya sekalian menjadi kalimat "Allah maha esa." Dia ini sendiri merupakan seorang pemuda berkulit hitam yang mempunyai nama lengkap yaitu Bilal bin Rabah atau lebih dikenal dengan nama Bilal yang merupakan buah hati atau anak dari pasangan suami istri yaitu sang ayah bernama Rabah dan ibundanya yang bernama Hamamah. Dia merupakan keturunan dari Bani Habasyah atau lebih dikenal dengan nama negara Ethiopia yang tinggal di kota Mekkah, Arab Saudi. Ketika Sang Ayahanda tersebut meninggal dunia,dia mewarisi dirinya yang mempekerjakannya. Kita kembali ke topik utama lagi ya teman-teman blogger semuanya,setelah hampir setiap hari Bilal disiksa oleh majikan pada akhirnya berita tersebut sampai juga atau lebih didengarkan oleh salah satu sahabat Rasulullah Saw yang bernama Abu bakar, kemudian dia bermaksud untuk memaafkannya dengan harga yang tidak murah alias cukup menguras isi tabungan kalau kata anak Sekarang mah😑 😑. Setelah melalui negoisasi yang cukup lama dan banyak.Pada akhirnya Bilal dibebaskan dan kemudian dia menjadi salah seorang sahabat Rasulullah dari kalangan hamba sahaya. Subhanallah.. Menjadi seorang Muadzin pertama pada masa Rasulullah Sobat blogger semuanya sekalian,setelah tiba di kota Madinah dia bertemu dengan Rasulullah kemudian memeluknya serta menceritakan semua kejadian yang sudah dialami oleh dirinya sendiri.Singkat cerita,dia pun diangkat atau diberikan pekerjaan oleh Rasulullah untuk menjadi seorang Muadzin atau orang yang mengumandangkan adzan pada saat mesjid Nabawi tersebut sudah selesai dibangun. Ada banyak pertimbangan yang membuat Bilal mendapatkan gelar atau julukan sebagai Muadzin Ar Rasullah diantaranya adalah karena suaranya yang cukup lantang dan merdu, selain itu juga merupakan sosok pria yang fungsinya dan juga sebagai lambang persamaan manusia di dalam persamaan dalam khidmat atau kerelaan dalam ketauhidan kepada Allah SWT. . . . Dia selalu mengumandangkan adzan selama 5 waktu kepada kaum muslimin yang berada di daerah Madinah dan sekitarnya untuk melaksanakan shalat di masjid Nabawi. . Hal ini terbukti pada Rasulullah berdakwah pada masa awal dan masih banyak terdapat kaum kafir Quraisy dan jahiliyah yang secara sengaja atau terang-terangan menganggu keamanan dan membuat teror kepadanya, Bilal bin Rabah tetap setia kepadanya dan tetap menjadi muadzin demi mempertahankan syiar terhadap agama Allah sobat tersebut blogger semuanya sekalian. Adzan terakhir Bilal bin Rabah Rasa sedih dan duka yang sangat mendalam dirasakan oleh Bilal pada saat Rasulullah SAW meninggal dunia. Dia meminta izin untuk pergi atau hijrah ke negeri syam yang sekarang disebut Damaskus oleh salah seorang sahabat Rasulullah yang bernama Abu bakar yang sudah menjadi Khalifah penggantinya dengan tujuan untuk menenangkan dirinya.Walaupun berat pada akhirnya Khalifah tersebut menyetujuinya dan membiarkan dia pergi ke tempat tersebut. Baca juga kuys:Review buku: Islam yang saya anut Tentunya kepergiannya membuat sebagian besar masyarakat Madinah merasa sedih karena sudah tidak ada lagi orang yang bisa mengumandangkan azan..terlebih lagi setelah Nabi Muhammad SAW sudah wafat. Bertahun-tahun lamanya dia tinggal di negeri tersebut walaupun pernah di satu waktu salah seorang Khalifah bernama Umar bin Khattab datang kesana dan membujuknya untuk kembali ke Madinah hanya dia selalu menolak tawaran tersebut karena dia masih memiliki duka yang sangat mendalam setelah Rasulullah meninggal dunia. Sobat blogger sekalian setelah kejadian tersebut sang waktu kembali bergulir selama bulan demi bulan hingga pada suatu hari di malam hari dia tertidur dan kemudian bermimpi bertemu dengan Rasulullah. Didalam masjid mimpinya tersebut dia ditegur oleh Rasulullah yang bertanya mengapa dia tidak mengunjungi setelah beliau wafat,hal inilah yang membuat Bilal merasakan ketakutan karena khawatir akan ditinggal oleh Rasulullah. Keesokan harinya lebih tepatnya di pagi hari dia memohon izin kepada keluarganya untuk pergi kembali ke kota Madinah dengan tujuan untuk berziarah ke Makam Rasulullah SAW. Pada saat sampai di kota tersebut,dia disambut dengan cucu nabi yang bernama Hassan dan Hussain yang menanyakan kabar pamannya tersebut kemudian mengajaknya kembali untuk menjadi seorang Muadzin di mesjid Nabawi. Tentu saja Bilal bin Rabah dengan senang hati menyanggupinya. Dia pun memulai untuk azan di mesjid tersebut walaupun suaranya tidak selantang seperti masa muda dahulu namun bagi sebagian besar masyarakat Madinah merasa kaget dan familiar dengan suara tersebut kemudian mereka berjalan menuju ke Mesjid untuk melaksanakan shalat lima waktu,dan pada saat sampai disana mereka melihat ternyata Bilal kembali menjadi seorang Muadzin itulah yang membuat warga menjadi menangis terharu karena kerinduan kepada Rasulullah dirasakan oleh mereka semua dan tidak hanya oleh Bilal seorang. 😢🥺😢🥺 Beberapa saat kemudian, Bilal bin Rabah kembali lagi ke kota syam kemudian meninggal dunia di kota tersebut pada saat usianya memasuki yang ke 63 Tahun atau lebih tepatnya sekitar tahun 20 atau 21 Hijriah.. Ceritanya pun selesai... Dari cerita tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa kita harus senantiasa terus istiqamah dalam memeluk agama Islam seperti yang dialami oleh Bilal bin Rabah yang jejak serta ketaatan dan kepatuhannya kepada Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW sudah tidak diragukan lagi terbukti dengan dia menjadi seorang Muadzin yang mengumandangkan Adzan di mesjid Nabawi kota madinah dan juga terus memupuk keimanannya walaupun pada saat itu kehidupannya terlihat sangat getir sebagai seorang budak/hamba sahaya sampai akhirnya di bebaskan oleh Abu bakar. Subhanallah Demikianlah tadi sudah penulis sampaikan cerita tersebut kepada kalian semuanya para blogger sekalian,semoga kisah tersebut bermanfaat Sekian dan terimakasih.. Barakallah Sumber : berita upi.id Menandai; Bilal bin rabah ,Sahabat Rasulullah,Kisah inspiratif Muslim,medeladani,jejak, kepatuhan , ketatan =========================== *Pemilik resmi alias Hak cipta blog ini adalah : © catatanringanramadhan1445h . Ditulis dan diterbitkan pada tahun@ 2024 .Diberdayakan oleh: Blogger.com™ |
![]() |
| Foto buku terlihat dari depan diambil selepas shalat Maghrib ( Dok.Pribadi via.Handphone) |
*Pemilik resmi alias Hak cipta blog ini adalah : ©catatanringanramadhan1445h. Ditulis dan diterbitkan pada tahun@2024.Diberdayakan oleh:Blogger.com™
"Valentine dan Tahun Baru Masehi: Apa Kata Islam?"
![]() |
| Ilustrasi episode ini diedit oleh kapwing. Credits:Pixabay.com |
Pertanyaan pertama..
1. Si Fulan : Assalamualaikum pak ustadz,saya mau tanya bagaimana hukumnya merayakan hari raya tahun baru Masehi sementara saya masih tinggal di lingkungan byang masih menganut paham hedonisme yang masih melakukan kebiasaan tersebut seperti bakar mercon atau petasan dan juga memanggang dengan kumpulan bersama alias kongkow yang sifatnya tidak jelas..sekian terima kasih.
Pertanyaan ke dua..
Sebut saja namanya " Raflesia Arnoldi" ( bunga bangkai dunk klo bhs indonya🤭🤭 Astaghfirullah/) mohon maaf pembaca, saya gantikan menjadi fulanah saja.
2. Fulanah: Assalamualaikum pak ustadz,saya mau bertanya,dalam lingkungan pergaulan teman-teman saya masih banyak yang merayakan hari kasih sayang tersebut atau lebih tepatnya valentine dengan memberikan rasa kasih sayang juga benda sebagai simbolisasinya seperti kembang/bunga maupun cokelat batangan,mohon pencerahannya pak ustadz terima kasih..
Dari sini saatnya pak ustadz menyebut saja bernama sanusi atau hamba Allah saja menjawab, tentunya sesuai dengan yang berada di artikel tersebut.
Walaikumsalam..untuk jawaban dari pertanyaan pertama dengan sodara Fulan saya bantu menjawab/menjelaskan tentang pertanyaan tersebut.
* Pada hakikatnya dalam perayaan pergantian tahun pada dasarnya diperbolehkan tentunya dalam koridor atau syarat sesuai dengan syariat Islam dan tidak dilakukan dengan melakukan hal - hal yang tidak bermanfaat seperti tawuran,pacaran,dan nongkrong, kongkow berbicara yang tidak ada halus dengan tahun baru tersebut lebih Sebenarnya tidak jelas yang dilakukan teman-teman antum.
![]() |
| Ilustrasi perayaan tahun Baru. Credits:Pixabay.com| Yayasan Wiski Kami |
Hal ini selaras dengan referensi yang diberikan dari kompilasi fatwa ulama besar dari ulama Al-Azhar yang mengatakan,yang artinya sebagai berikut ini: 'bahwa dalam bersenang-senang dalam kehidupan seperti makan dan minum serta membersihkan diri merupakan sesuatu yang diperbolehkan selama tetap sejalan dalam syariat. . . , tidak mengandung unsur kemaksiatan,tidak merusak kehormatan dan juga tidak berangkat dari hati yang rusak." (Kutipan dari Fatwa Al-Azhar juz X halaman 313 oleh Wizarah Al - Auqof Al- Missyriyah)
Hal yang senada juga dikatakan oleh seorang ulama atau Mufti agung yang berasal dari Mesir, lebih tepatnya Harmain bernama syekh Sayyid Muhammad Alawi al-Maliki yang mengatakan dalam sebuah hadistnya yang artinya sebagai berikut: menurut pendapatku,Kegiatan seperti ini merupakan kegiatan dari tradisi semata dan tidak ada yang disepakati dengan agama, sehingga tidak bisa didakwa sebagai sesuatu yang disyariatkan atau disunnahkan. Meskipun demikian, tetap tidak berseberangan dengan dasar dasar agama yang berspekulasi adalah justru timbulnya keyakinan terhadap disyariatkannya sesuatu yang tidak disyariatkan. (Kutipan dari Mafahim yajibu an Tushahihah ( surabaya : As-Shafwah Al-Malikiyyah) halaman 337 dan 338.
Melihat dari dua referensi tersebut dapat ditarik sebuah kesimpulan bahwa dalam merayakan tahun baru Masehi ini merupakan tradisi atau adat istiadat dan tidak ada kaitannya dengan agamanya,hukumnya boleh saja bagi seorang muslim untuk merayakan tahun baru Masehi tersebut.
Jadi untuk jawaban antum saya menyarankan silahkan merayakan tahun Baru masehi tersebut selama tidak membedakan dengan syariat Islam, lakukan saja dengan sujud syukur serta bermunajat kepada Allah agar keinginan antum semua dikabulkan sama Allah SWT, terutama dalam konteks yang positif ya..dan kalau bisa jangan atau hindari melakukan hal yang tidak bermanfaat tersebut..sekian..terima kasih
Untuk pertanyaan kedua saya coba bantu menjawabnya. Kalau menurut pendapat pribadi sendiri hal ini sangatlah tidak dianjurkan, ini karena dalam perayaan ini lebih banyak terdapat mudharat dibandingkan dengan manfaatnya.
Hal ini selaras atau selaras dengan sudut pandang dari tiga organisasi Islam yang bernama Majelis Ulama Indonesia, Nahdhatul Ulama atau NU dan Muhammadiyah yang menyatakan perayaan bahwa hari raya valentine tersebut haram karena otomatis mengikuti tradisi kaum Nasrani bukan muslim dan tentu tidak memperkuat hal tersebut.
![]() |
| Ilustrasi merayakan hari valentine Credits: Pixabay.com|OernaW |
Di dalam kehidupan nyata,perayaan valentine ini lebih menjurus ke arah kemaksiatan yang membuat hukumnya menjadi haram seperti contohnya berdua-an di tempat sepi bahkan kebalikannya yaitu di tempat yang ramai sampai berbuat yang tidak sesuai sehingga dapat mengganggu integritas umum.. Astaghfirullah aladzim
Hal ini seperti yang dijelaskan oleh Rasulullah dalam Hadistnya yang artinya sebagai berikut ini
Dari Abdullah bin Umar berkata: Rasullah SAW sudah bersabda : Barang siapa yang mengikuti atau menyerupai diri dengan sesuatu kaum, maka dia akan termasuk ke dalam golongan /kaum Tersebut.(HR Abu Dawud No. 4031)
Tradisi valentine ini sebenarnya berasal dari barat yang dirayakan setiap 14 Februari sebagai bentuk kasih sayang baik kepada keluarga maupun pacarnya yaitu dengan cara memberikan ucapan, bunga, maupun tanggal cokelat sebagai bentuk atau simbol dari perayaan tersebut.kegiatan seperti ini biasanya di rayakan masyarakat oleh dari eropa baik timur maupun barat, Amerika dan bahkan sebagian dari asia.
Sejarahnya sendiri berasal dari seorang martir beragama Nasrani yang bernama Santa atau saint Valentine yang dieksekusi atau dihukum mati oleh seorang raja atau kaisar yang bernama Constantine pada tanggal 14 Februari pada tahun 270 M karena menolak keputusan dalam hal pertunangan dan pernikahan pada masa Kerajaan tersebut.Hingga pada akhirnya pada tahun 495 ada seorang jeda yang bernama Gelatio I mengubah kebijaksanaan tersebut mulai dari acara Romawi kuno menjadi acara gereja yang bernama St Valentine sebagai bentuk penghormatan atas kematian tersebut.Mulai dari sanalah dikenalah sampai dengan saat ini sebagai perayaan hari raya Valentine yang sering kali menjadi kontroversi itu.
Intinya dalam mengungkapkan rasa kasih sayang tersebut yaitu dengan cara menghormatinya dan berbakti kepada orang yang lebih tua sesuai dengan tutunan Al-Qur'an dan juga untuk yang lebih muda dengan cara memberikan bimbingan agar selalu dekat dan berpegang teguh di jalan Allah Tentunya tidak dengan menjukkan rasa dengan cara pacaran karena biasanya bisa berakhir pada kemaksiatan.. Audzubillahi min dzalik
Semoga jawaban dari saya ini dapat atau mudah dipahami oleh ibu / Adek fulanah ini dan karena ini merupakan pertanyaan terakhir dan juga adadengan ini sesi pertanyaan terakhir dan juga keterbatasan waktu maka dengan ini saya cukupkan terlebih dahulu sampai disini.
Sekian.. Wassalamu'alaykum wr.wb
Demikianlah tadi sudah Penulis sampaikan kepada kalian semuanya para blogger tentang hukum merayakan valentine dan tahun Baru Masehi menurut Islam yang di kemas dalam bentuk sesi tanya jawab.Semoga kisah tersebut bermanfaat untuk kita semua. Saya pamit undur diri dulu dan sampai bertemu kembali pada episode yang akan datang.
Barakallah..
Referensi
tahun baru masehi: nu.or.id/syariah
valentine: Liputan6.com/hot/baca
=========================
*Pemilik resmi alias Hak cipta blog ini adalah : © catatanringanramadhan1445h . Ditulis dan diterbitkan pada tahun@ 2024 .Diberdayakan oleh: Blogger.com™
![]() | |
|
Assalamualaikum wr wb sobat blogger semuanya sekalian dimanapun kalian semua berada,episode Kali ini penulis kembali akan men-share dan menyampaikan kepada kalian semua sebuah kisah inspiratif lokal yang di dapatkan dari media elektronik yaitu internet lebih tepatnya website internet dengan judul sebagai berikut ini:
5 Wanita dalam sejarah islam yang menginspirasi kita semuanya!|Panutan wanita zaman sekarang..☺️
Berikut ini merupakan ulasan dari cerita tersebut:
Terdapat banyak sekali pahlawan Islam yang ikut membantu Rasulullah dalam menyebarkan ajaran agama Islam ditengah - tengah kaum jahiliyah atau kafir Quraisy dan beberapa diantaranya merupakan seorang muslimah.
Berikut ini merupakan list atau daftar dari 5 orang wanita muslimah yang penulis maksudkan tersebut..Yuk bekicot eh..maaf maksudnya check it out ya guys..
1. KHADIJAH BINTI KHUWAILID
Terdapat pada posisi Wahid atau pertama,wanita tangguh ini terlahir dari sebuah keluarga yang sangat dihormati pada masanya,sang ayahanda tercinta yang bernama KHUWAILID memberikannya pendidikan yang luar biasa sehingga menjadikan wanita ini menjadi seorang pengusaha yang cukup ternama di masanya.Menikah dan menjadi istri dari Rasulullah Saw setelah sebelumnya sempat mempekerjakannya di tempat dia berusaha.
![]() | |
|
Wanita yang pada akhirnya menjadi istri Rasulullah Saw ini merupakan wanita yang kuat bertipe mandiri dan pekerja keras alias kerja keras.Oleh karena itu dia menjadi inspirasi bagi warga khususnya muslim yang berada di seluruh penjuru dunia.
2. ZAINAB BINTI ALI
Berada di urutan ke dua, wanita ini terlahir atau buah hati dari pernikahan ali bin Abi Thalib dan Fatimah,wanita muslimah yang satu ini dikenal sebagai orang yang sangat cerdas dalam menganalisis arti dari ilmu bahasa dan juga logika.
Selain itu juga dia dikenal sebagai wanita yang kuat hal ini terbukti pada saat ia turut mengingatkan Rasulullah dalam menjaga dan menegakkan Islam yang salah satunya bernama perang atau tragedi Karbala.
![]() | |
|
3. FATIMAH BINTI MUHAMMAD.
Terletak pada posisi ke tiga,beliau merupakan anak perempuan Rasulullah dengan Siti Khadijah. Dia dikenal sebagai seorang wanita yang cerdas seperti yang diturunkan oleh sang ayahanda tercinta dan memiliki sifat yang lemah lembut seperti Ibundanya.
![]() | |
|
Hal ini diwujudkan pada suatu kejadian dimana pada saat Nabi Muhammad SAW dilempari oleh batu bahkan kotoran pada saat melakukan dakwah kepada kaum kafir Quraisy.Fatimah dengan rela membersihkan tubuh dari ayahanda tercinta tersebut.Salut banget deh..
Subhanallah
4. AISYAH BINTI ABU BAKAR
Wanita muslimah ini terletak pada posisi ke empat,beliau ini merupakan seorang istri dari Rasulullah Saw dan kiprahnya semakin menggeliat pada saat istri pertamanya yang bernama Siti Khadijah tersebut meninggal dunia.
![]() | |
|
Pada awal tahun peradaban Islam, wanita muslimah ini termasuk dalam urutan kaum intelektual muslim selain tokoh pria seperti Abdullah bin Abbas, Ali bin Abi Thalib juga yang lainnya.
Dia juga banyak mengajarkan berbagai ilmu yang berhubungan dengan agama islam seperti ilmu Fikih dan Al-Qur'an karena itulah dia menjadi salah satu tokoh Inspirator atau tokoh seorang perempuan yang menjadi seorang inspirasif dalam mengajar bagi banyak orang. Sampai salut penulis ini .. Subhanallah
5. HAFSAH BINTI UMAR
Sobat blogger sekalian,di posisi terakhir atau kelima ini terdapat wanita muslimah yang merupakan seorang putri dari salah satu Khalifah yang terkenal pada masanya yaitu Umar bin Khattab.
Beliau ini merupakan salah satu dari istri Rasulullah SAW yang lainnya setelah sebelumnya dia menjadi seorang istri dari suami pertamanya yang bernama Khunas Ibnu Hubnaifa yang pada akhirnya dia meninggal dunia pada saat Rasulullah hijrah ke kota Madinah. Dia memiliki kecantikan dan ketakwaan yang sangat besar terhadap keyakinannya.
![]() | |
|
Melihat pancaran kesedihan yang dimiliki oleh wanita tersebut membuat sang ayahanda menjadi tidak tega dan berniat untuk menikahkannya dengan Nabi SAW.
Setelah menikah dan menjadi istri dari Rasulullah SAW,dia mulai menghafal Al-Qur'an yang pada masa atau saat tersebut belum berupa tulisan melainkan masih berupa teks/pengucapan secara lisan dan kemudian dia menjadi inspirasi bagi para pendengarnya terutama kaum hawa sobat blogger sekalian. Dengan kata lain dia merupakan pelopor Al-Qur'an yang dibuat dalam bentuk tulisan.
Dari sanalah Al-Qur'an tersebut mulai di produksi melalui tulisan hingga menjadi sebuah kitab suci yang terkenal seperti saat ini sobat blogger sekalian semuanya.
Epik banget kan..Masya Allah
Jadi, demikianlah tadi sudah penulis sampaikan dan share kisah tersebut kepada kalian semuanya para blogger,semoga bermanfaat.
Sampai bertemu kembali pada episode selanjutnya,
Sekian dan terima kasih☺️☺️
Barakallah..
Sumber: muslim.okezone.com/read/
Tags : kisah inspirasi zaman now,muslimah,sejarah islam,panutan,5 wanita,kisah inspirasi muslim,
================================
*Pemilik resmi alias Hak cipta blog ini adalah : ©catatanringanramadhan1445h. Ditulis dan diterbitkan pada tahun@2024.Diberdayakan oleh:Blogger.com™